Arsip Semua Tulisan

Nggak ada orang yang seneng terus...

Beberapa waktu terakhir ini Alhamdulillah saya sedang beruntung banget... dari mulai  tanda tangan MOU kemitraan Rafa Rental Bandarlampung, berangkat ke Hongkong Macau Shenzhen setelah menunggu 6 bulan dari sejak beli tiket promo, diwawancara dan dimuat tabloid KONTAN online, hasil test pack kehamilan positif, diwawancara dan ditayangkan di RCTI & Indosiar, diwawancara dan dimuat di harian BERNAS, sampai yang barusan datang adalah kabar Rafa, putra saya, diterima di SD Tumbuh....

Sepertinya nikmat Alloh SWT nggak henti hentinya mengucur ke saya dan keluarga... tentu saja saya senang, saya bahagia, tapi di saat bersamaan adalah kebiasaan bagi saya ketika terjadi hal hal yang menyenangkan secara terus menerus saya langsung was was, semacam memasang status siaga "hmm... gak mungkin nih seneng seneng terus-terusan, jangan jangan habis ini ada kabar nggak enak..." 

Sebenarnya kekhawatiran saya itu berlandaskan pada keyakinan saya, bahwa setiap orang punya jatah kesenangan dan kesedihan yang sama, hari ini bisa saja saya yang senang besok gantian teman saya yang senang, atau hari ini saya senang besok saya sedih... Oleh karena itu saya berusaha sekali untuk mengerem, pada saat senang supaya nggak terlalu berlebihan senangnya demikian juga pada saat saya sedih juga tidak berlebihan sedihnya, walaupun prakteknya agak susah tapi selalu saya usahakan untuk menjaga gejolak emosi hati baik pada saat senang ataupun sedih. 

Saya meyakini bahwa setiap kesusahan/kesedihan seseorang agan ditukar dengan kemudahan/kesenangan di lain waktu. Jadi ketika beberapa waktu terakhir ini sepertinya saya seneng terus, saya ingat ingat lagi kira kira kemarin udah susah belum, kalau belum susah berarti siap siap susah dan berdoa semoga kesusahan yang diberikan nggak susah susah amat, dan cuma sebentar saja :D (Aaamin). Kalau ditelusur, sepertinya proses susahnya sudah saya lalui, dari mulai perasaan galau setiap kali saya datang bulan/ haid atau perasaan kecewa setiap kali terlambat datang bulan tapi hasil test pack negatif, Ibu sakit batuk dan harus diasap 6 jam sekali sepulang dari Hongkong karena kedinginan selama di Hongkong, dan beberapa hal lain yang tidak perlu saya detailkan satu persatu. Ada bagian dari suara hati kecil yang berkata "mungkin kesenangan ini untuk menukar kesedihan/ kesulitan-kesulitan kemarin", bagian hati yang lain berkata "semoga bayaran kesenangan kali ini tidak mahal, tidak perlu ditebus dengan kesulitan besar" Aaaaaminnnn....

Ada hal lucu yang ditanyakan oleh teman saya "kayaknya hidupmu seneng terus ga pernah susah ya?" saya balik tanya "kok bisa ngomong gitu, tau darimana?" kata temen saya dia menyimpulkan dari status status FB saya, katanya status FB saya seneng terus ga pernah susah :D. Huehe Alhamdulillah... berarti misi saya berhasil, untuk menggunakan media sosial sebagai sarana berbagi kebaikan, berbagi hal-hal positif :). Nggak pernah update status kalau sedang tidur bukan berarti nggak pernah tidur kan? nah nggak pernah update status kalau sedang sedih bukan berarti saya nggak pernah sedih dong :D kalau lagi sedih/kesulitan, daripada buang buang waktu untuk galau atau sekedar update status galau mending energinya dipakai untuk mencari solusi/ jalan keluar :)

Setiap kesenangan dan kesulitan semua dari Alloh SWT yang PASTI ada hikmahnya. Tidak ada orang yang senang terus, demikian pula halnya nggak ada orang yang sedih terus, batas kesenangan dan kesedihan itu ada di manajemen hati dan manajemen rasa syukur, mari belajar menata hati dan belajar bersyukur baik untuk saat senang ataupun sedih :)

Add comment


Security code
Refresh

Written by Herwina Dian